Kemenkeu Jelaskan Program Beasiswa Indonesia & Belanda di Bidang Iptek

Kemenkeu Jelaskan Program Beasiswa Indonesia & Belanda di Bidang Iptek

Kementerian Keuangan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menandatangani perjanjian kerja sama DIKTI LPDP STUNED Joint Scholarship Program. Penandatangan dilakukan oleh LPDP, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dan Nuffic Neso Indonesia. Direktur Utama LPDP Kemenkeu Andin Hadiyanto menyampaikan, program kerja sama pembiayaan beasiswa oleh LPDP dengan mitra internasional ini sangat penting karena menggabungkan potensi yang dimiliki kedua negara dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Selain itu kerjasama ini juga mendukung peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda. “Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia yang potensi pengembangannya sangat besar untuk dikelola secara bisnis dan berkelanjutan. Sementara itu, Belanda sangat berpengalaman di bidang water management dan teknologi, serta sustainable fisheries dan marines," ujarnya melalui lamankemenkeu.go.id, Selasa (20/4/2021). Harapannya, kerja sama ini dapat saling menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan terjadi harmonisasi di dalam inovasi.

"Akhirnya, memberikan nilai tambah bagi peningkatan hubungan bilateral di kedua negara,” kata Andin. Kerja sama ini akan menyediakan beasiswa pada bidang Magister mulai tahun akademik 2021 hingga 2023 pada bidang pengelolaan dan teknologi air serta kewirausahan berkelanjutan dan ekonomi sirkular. Untuk yang terakhir berfokus pada perikanan dan kelautan serta ilmu dan teknologi perikanan dan kelautan yang merupakan pilot project untuk program strategis lainnya di masa yang akan datang.

"LPDP bersama dengan Nuffic Neso dan Ditjen DIKTI berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi bersama agar kerja sama yang baik ini semakin optimal dan untuk dikembangkan di masa datang," pungkas Andin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.